- Ketika Kau Kembali -
Tak terhingga jika harus dihitung, seberapa sering nama dan semua tentangmu yang tak sengaja terlintas di benakku. ... Seperti merasakan dunia yang kian berwarna, aku tersenyum ketika ingat tentang kita yang dulu pernah dekat dan kemudian terpisah entah apa penyebabnya. Entah kau menganggapku apa waktu itu, sekedar kawan berbagi cerita atau seorang sahabat, atau bahkan hanya sebagai pendengar yang baik karena selalu betah menyimak setiap kata dan cerita yang kau sampaikan padaku. Yang kuingat, waktu itu kau sering melontarkan nasehat atau kata mutiara dan beberapa motivasi untukku dan yang paling sering adalah rayuan ala Roman Picisan yang terkadang membuatku semakin geli ketika menyimaknya. Kau berbeda dari yang lain dan aku semakin terpikat dengan tutur katamu, singkat namun penuh arti. Setiap hari kita bertemu, namun tak sering pula ada saat untuk kita sekedar duduk membunuh jeda waktu. Aku suka caramu menghargaiku, senyumanmu, cara bicaramu, semua itu membuatku semakin larut dal...