- Fana -
Sajak rindu pernah kau tuliskan untukku. Sebisa mungkin kau membuat setiap kata yang kau tulis sangatlah menyentuh hati ketika kubaca. Saat itu kau datang dengan senyum yang memberiku isyarat bahwa kau akan selalu ada, kebiasaanmu selalu tersenyum ketika melihatku tersenyum. Dan akupun begitu, selalu terpana dengan setiap tatap matamu saat kita saling menceritakan tentang bagaimana alam ini tercipta dan bisa mempertemukan segala makhluk dengan beragam kisah yang mungkin hanya akan menjadi rahasia. Yang kuingat, kau sangatlah tertarik saat kita berdua saling membicarakan pergantian antara senja menuju malam. Memang sangatlah sulit mengartikan perasaanku padamu. Kita pernah saling membicarakan suatu hal kecil yang bisa membuatku bahagia. Sederhana namun kau mengubahnya istimewa. Kau sangat pandai bertutur dengan sejuta untaian kata yang tak pernah bosan kudengar. Sungguh semudah itu kau memikat perasaanku, hingga aku merasa bahwa jiwa...